Mengapa Tuhan Allah yang baik Mengijinkan atau Membiarkan Penderitaan pada orang benar/percaya?
Saya sering bertemu dengan orang orang yang mengeluarkan penyataan atau kalimat seperti diatas. Saya setia pada Tuhan, setia melayani, setia ke gereja, setia memberi persepuluhan kok saya mengalami penderitaan, kok masalah saya tidak bisa diselesaikan. Apa Tuhan Allah benci pada saya, Apa Tuhan Allah menolak saya.
Berikut ini adalah postingan saya Mengapa Tuhan Allah yang baik Mengizinkan atau Membiarkan Penderitaan. Dan ini bukan Theologia Penderitaan
Mengapa Tuhan Allah Mengijinkan Penderitaan ke 1. PENDERITAAN MENYINGKAPKAN ISI HATI KITA
Penderitaan sering disebabkan oleh orang lain, situasi keadaan bahkan bisa oleh karena diri sendiri. Namun penderitaan dapat menyingkapkan apa yang ada di dalam hati kita. Kemampuan untuk mengasihi, mengampuni, marah, iri hati, dan kesombongan yang terpendam akan muncul ke permukaan didorong oleh penderitaan. Kekuatan dan kelemahan hati tidak ditemukan ketika segalanya berjalan lancar tetapi ketika api penderitaan dan pencobaan menguji karakter kita. Sebagaimana emas dan perak dimurnikan oleh api, dan sebagaimana batu bara butuh waktu dan tekanan untuk menjadi berlian, demikianlah hati manusia tersingkap dan berkembang dalam tempaan waktu dan