Ilustrasi Khotbah Kristen Tentang Pengampunan
Ilustrasi Khotbah Kristen Tentang Pengampunan
Lima tahun sesudah PD II berakhir, Marvin Maris
bertemu Taizo Fujishiro di sekolah teologi di Chicago. Meskipun keduanya di
pihak yang saling bermusuhan ketika perang berlangsung, tetapi Maris tetap
bersahabat dengan Fujishiro. Ia membuatkan catatan pelajaran untuknya,
mengajarinya menyetir mobil, dan mengundangnya untuk merayakan Natal. Setelah
Taizo kembali ke Jepang, mereka tetap saling berhubungan. Empat puluh tahun
kemudian, cucu perempuan Maris, Connie Wieck, pergi ke Jepang untuk mengajar
bahasa Inggris.
ilustrasi khotbah kristen lucu, cerita ilustrasi kristen, ilustrasi kehidupan kristen, ilustrasi khotbah tentang kasih, bahan khotbah kristen, ilustrasi khotbah kristen, khotbah ulang tahun, ilustrasi khotbah lucu,, Ilustrasi Khotbah Kristen Tentang Pengampunan
Ia menelepon Fujishiro dan memperkenalkan diri. Hari berikutnya
mereka bertemu untuk makan siang. Taizo menceritakan kepadanya semua hal
mengenai kakeknya, sahabat Amerika pertama Taizo. Di kemudian hari Connie
menulis: "Dibesarkan di kota di mana para veterannya masih menyimpan
kepedihan ..., dulunya saya tak percaya bahwa pemaafan akan terjadi di antara
orang-orang yang terlibat langsung dalam sejarah kelam itu. Namun, persahabatan
antara kakek saya dan Taizo membuktikan kebalikannya." Rasul Paulus menggambarkan
keajaiban keselamatan dengan menulis, "Kita, ketika masih seteru,
diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya" (Roma 5:10). Dan
Yohanes mengatakan bahwa mereka yang sudah diampuni harus mengasihi saudaranya
(1 Yohanes 2:9-12). Warisan pengampunan dari Allah akan diteruskan dari
generasi ke generasi jika kita dengan rendah hati menerima anugerah
pengampunan- Nya dalam Kristus dan meneruskannya kepada sesama kita —David
McCasland